AHM disinyalir akan meluncurkan Honda CRF150, trail penantang KLX150!

Beberapa minggu yang lalu, kabar mengenai munculnya motor trail 150cc dari Honda sempat menghebohkan jagat otomotif. Namun, kabar tersebut seakan sirna termakan waktu. Nah, seiring berjalannya waktu, muncul kembali kabar bahwa PT Astra Honda Motor (AHM) siap memperkenalkan CRF150. Memang, Honda CRF150 sudah 'eksis' dipasar global, namun tidak untuk Indonesia. Simpang siur meluncurnya motor baru apakah bagian dari strategi marketing AHM? Tunggu saja kepastiannya


AHM disinyalir akan meluncurkan motor trail Honda CRF150
Gambar dari pusatmotor.com

Jika AHM benar-benar serius 'melokalkan' trail 150cc mereka, kemungkinan besar akan mengusung nama "CRF150", sama seperti platform global. Mengenai desain, AHM juga membuat trail 150cc mereka tetap menyerupai dengan CRF150 glbal. Namun kemungkinan besar yang membedekan adalah basis mesin yang digunakan oleh pesaing Kawasaki KLX150 tersebut. Seperti apa langkah AHM dan spesifikasi motor trail 150 yang akan mereka luncurkan??

Menurut berbagai sumber terpercaya yang pernah saya baca, AHM akan menggunakan basis mesin Honda Verza 150 atau New Megapro. 150cc 4 tak SOHC 2 klep berpending udara. Alasan mengapa AHM menggunakan basis mesin salah satu dari kedua motor tersebut adalah untuk menekan biaya riset serta torsi putaran bawa dari mesin Honda Verza atau New Megapro sudah cukup untuk dirt bike 150cc. Selain itu, mesin Honda Verza juga tidak terlalu sulit dalam hal perawatan.

 Sebagai informasi, Honda Verza memiliki mesin berkapasitas 149,2cc dengan bore x stroke 57,3 x 57,8 mm. Dengan berbekal mesin 'mungil' tersebut, Honda Verza mampu memuntahkan tenaga maksimal 13,2 Ps pada 8500 rpm dan torsi 12,7 Nm pada 6000 rpm. Tenaga tersebut disalurkan melalui girboks manual 5 percepatan dan menghasilkan rasio kompresi 9,5 : 1.


Jika Honda CRF150 versi AHM memang menggunakan basis mesin dari Honda Verza, kemungkinan tenaga dan torsinya tidak jauh berbeda dari Honda Verza, namun lebih mantap untuk off road karena memiliki sasis dan ban khas motor trail yang cocok untuk medan ekstrim.

Untuk urusan pengkabutan bahan bakar, apakah AHM memilih sistem yang sama dengan KLX150 yang masih setia dengan karburator atau memilih untuk mengaplikasikan Programmed Fuel Injection (PGM-FI) ? Kemungkinan besar, AHM akan mengikuti sistem pengkabutannya Honda CRF250 yang telah menganut PGM-FI. Jika memang benar begitu, pecinta trail tanah air kemungkinan akan lebih memilih CRF150. Hal ini bisa menjadi PR yang besar bagi Kawasaki untuk menciptakan trail 150 injeksi.

Salah satu alasan mengapa masyarakat Indonesia enggan memilih KLX150 adalah karena masih menggunakan karburator. Menurut pengakuan teman saya, Kawasaki KLX150 sangat boros. Dan minset bahwa PGM-FI lebih irit daripada karburator membuat orang-orang lebih memilih Honda CRF150. Lalu berapa harganya?? Kita tunggu saja tanggal mainnya.


EmoticonEmoticon