Ini 5 tanda tanda Busi mau mati, Ganti sebelum tidak berfungsi!

Saat lagi asyik motoran atau touring keluar kota, dan tiba-tiba motor mati atau tidak bekerja sebagaimana mestinya. Tentu, hal tersebut membuat kita pusing tujuh keliling apalagi jika pada malam hari atau jauh dari bengkel. Yah, hal tersebut pernah saya alami saat berpergian bersama teman-teman tiba-tiba motor teman saya tidak bisa distater. Memang businya normal, tapi akinya sudah tekor. Alhasil harus menuntun motor ditengah padatnya kota Malang sampai menemukan bengkel yang masih buka.

5 ciri ciri busi yang layak ganti
Thanks to fastnlow.com
Tidak hanya aki yang harus dicek secara berkala, kesehatan busi atau spark plug juga wajib dicek secara berkala. Karena busi memiliki peranan yang sangat penting. Selain oksigen dan bahan bakar, busi juga berperan untuk menciptakan pembakaran yang terjadi didalam ruang bakar.

Baca juga: Pilihlah bahan bakar sesuai kompresi motor.

Meskipun busi ada masa habisnya, anda tidak perlu khawatir karena kita bisa mengetahui gejala atau ciri-ciri yang sudah waktunya untuk diganti. Gejala busi yang sudah waktunya ganti bisa ketahui dengan mudah. Apa saja ?

Pertama, dengarkan suara mesin saat dihidupkan. Pada saat motor dihidupkan tanpa digas dalam keadaan masih dingin, suara mesin biasanya terdengar halus dan konstan. Jika suara mesin terdengar kasar atau getaran mesin sangat terasa, kemungkinan besar busi motor anda sudah waktunya diganti dengan yang baru.

Kedua, anda bisa merasakan adanya missed fire dalam silinder. Gejala tersebut adalah mesin berhenti sesaat lalu mesin kembali berfungsi seperti biasa (delayed)

Ketiga, saat motor sedang berjalan dan anda ingin menambah kecepatan tapi sangat lambat, patut dicurigai bahwa busi motor sudah hampi sekarat. Memang akselerasi motor dipengaruhi oleh banyak hal seperti kampas kopling, pemakaian BBM, pemakaian oli, kebersihan injektor, dll. Jika semua yang saya sebutkan dirasa wajar namun akselerasi tidak seperti biasa, coba ganti busi motor anda!

Keempat,  saat pagi hari anda mencoba mengeluarkan motor dari garasi rumah lalu menyalakan mesinnya namun tidak kunjung berhasil meskipun menggunakan kick stater padahal BBM masih banyak, kemungkinan besar busi tidak mampu memberikan percikan api yang cukup untuk pengapian di dalam silinder, sehingga motor susah distater.

Kelima, busi mati lebih cepat bisa terjadi karena setingan mesin yang kurang tepat. Adanya pasokan udara yang terlalu besar kedalam ruang bakar membuat busi lebih kotor dan cepat tekor. Oleh karena itu, biarkan pasokan udara seperti bawaan pabrik dan jangan melepas filter udara karena juga bisa menyebabkan kotornya injektor.

Salah satu penyebab aki tekor juga dikarenakan busi yang sudah kotor atau tidak layak pakai. Nah looo... mending segera ganti komponen yang sudah waktunya daripada menular ke komponen lainnya. Selain itu, selalu periksa setelan dan kesehatan sistem injeksi atau karburator. Sistem injeksi atau karburator yang kotor akan mengakibatkan tenaga menjadi berkurang dan boros bahan bakar. Bahan bakar yang boros juga diakibatkan karena busi mulai rusak karena proses pembakaran yang kurang sempurna didalam silinder.

Sebaiknya, periksalah kondisi busi setiap 3000 km. Selain itu, jangan lupa untuk selalu membersihkan elektroda pada busi. Pastikan juga kerenggangannya masih dalam batas wajar. Jika dibiarkan kotor, elektroda busi akan aus terbakar sedikit demi sedikit dan bisa terjadi pengendapan arang. Wahhh ngeriii brooo.... Jangan lupa untuk selalu mengganti busi setiap 8000 km. Selalu gunakan busi original pabrik atau aftermarket berkualitas dengan spesifikasi yang sama. Anda bisa memilih antara busi Denso atau NGK.


EmoticonEmoticon