Jangan sembarangan pilih Bahan Bakar untuk motor, ini tipsnya

Pilih Premium, Pertalite, atau Pertamax ? Pertanyan itulah yang sering 'mengelitik' dipikiran para pemilik kendaraan bermotor baik motor atau mobil. Penggunaan bahan bakar yang kurang sesuai bisa memperpendek umur mesin motor. Sebagian masyarakat, banyak yang hanya ingin bahan bakar dengan harga murah namun tidak sesuai dengan motor, atau bahkan sering saya temui menggunaan bahan bakar ber-oktan tinggi untuk motor jadul. Inilah tips memilih bahan bakar yang cocok untuk motor anda!


Tips memilihi bahan bakar untuk motor kesayangan
foto dari lewatmana.com
Disini saya tidak bisa berkomentar masalah budget. Memang, urusan ekonomi sangatlah penting, namun anda tidak dianjurkan terlalu memaksakan untuk membeli bbm murah, premium misalnya. JIka motor anda adalah motor baru atau motor injeksi dengan rasio kompresi diatas 9,1 : 1, motor minimal harus 'menenggak' pertalite dengan RON 90. Namun, jika motor anda memiliki mesin jadul atau masih menggunakan karburator, memilih bahan bakar jenis premium tidak masalah. Jangan terlalu dipaksakan untuk menggunakan RON tinggi.

Akibat penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai

Jika bahan bakar beroktan tinggi digunakan di mesin jadul, maka akan kelebihan tekanan diruang bakar sehingga menyebabkan mesin knocking serta pembakaran kurang sempurna dan bisa menimbulkan kerak dan kurang ramah lingkungan Jika mesin berkompresi diatas 10 : 1, lalu menggunakan bahan bakar beroktan rendah seperti premium kemungkinan terburuk bahan bakar bisa meledak atau menyebabkan ketukan hebat yang bisa memperpendek usia mesin. 

Supaya mesin tetap awet, irit, dan performa tetap prima, maka anda harus cermat dalam memilih bahan bakar yang sesuai dengan rasio kompresi motor dan jangan mengikuti gengsi karena menggunakan bahan bakar oktan 95 atau 98 padahal motor yang digunakan tidak sesuai. Berikut ini adalah screenshot tabel penggunaan bahan bakar sesuai dengan rasio kompresi motor yang saya ambil dari hondacengkareng.com




Apa itu Rasio Kompresi mesin ?

rasio kompresi pada mesin merupakan angka yang mewakili perbandingan atau rasio dari volume ruang bakar secara keseluruhan sebelum di kompresi dimana posisi piston berada pada posisi TMB atau titik mati bawah dengan jumlah volume saat udara telah dikompresi penuh dimana piston berada pada posisi TMA atau titik mai atas. Rasio kompresi mesin juga berpengaruh pada pengeluaran tenaga dan suhu yang dihasilkan mesin motor.

Kesimpulannya, BBM jenis Pertamax atau Pertamax Plus sangat cocok digunakan untuk motor sport injeksi dengan rasio kompresi 10-11 : 1 seperti Honda CB150R, Yamaha New Vixion, atau motor sport injeksi lainnya. Sedangkan Pertamax Turbo 98 sangat direkomendasikan untuk moge modern dengan tenaga yang besar. Jika motor anda adalah matic injeksi seperti Honda Beat series, Scoopy, Mio M3, dan lain-lain dengan kompresi diangka 9 - 10 : 1 penggunaan Pertamax 92 atau minimal Pertalite 90 sudah sangat baik. 

Lalu, bagaimana dengan motor jadul dengan pengkabutan masih menganut karburator? Motor jadul seperti Megapro 160, Tiger, Scorpio, atau motor 2 tak pada umumnya memiliki rasio kompresi 7 - 9 : 1. Oleh karena itu, cukup gunakaan Premium 88 atau maksimal Pertalite 90.


EmoticonEmoticon