Ini kelebihan dan Kekurangan Yamaha Jupiter MX King 150

Yamaha Jupiter MX King.. motor bebek super 150cc andalan pabrikan garputala yang diluncurkan pada pertengahan tahun 2015. Spesies bebek yang merupakan evolusi dari Jupiter MX 135 ini memiliki banyak perubahan daripada seri sebelumnya. Dengan peluncuran Yamaha MX King, peta persaingan bebek manual atau underbone menjadi lebih seru, karena segmen ini dihuni oleh Suzuki Satria Fu Fi dan dua motor andalan Honda yakni Supra GTR dan Sonic 150R.  


Kelebihan dan kekurangan Yamaha Jupier MX King 150
Gambar dari otosia.com
Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) terbilang tidak sia-sia untuk meluncurkan MX King 150. Pasalnya penjualan MX King 150 pada beberapa bulan yang lalu tepatnya dibulan Maret 2017, MX King lebih laris hampir 40 kali lipat daripada Supra GTR.  Dan tentunya MX King juga lebih laris daripada Honda Sonic 150R dan Suzuki Satria F150 Injeksi. Menurut data AISI, pada bulan Maret 2017 penjualan Yamaha MX King mencapai 4.361 unit, dibuntuti Honda Sonic 150R diposisi kedua dengan 3.438 unit, Suzuki Satria F150 916 unit, dan yang paling malang adalah Honda Supra GTR yang hanya laku 110 unit.

Sebelum melanjutkan membaca artikel, hentikan sejenak untuk klik tombol 'like' atau 'suka' fanspage resmi otoholic.net di sebelah kanan blog untuk versi desktop dan scroll kebawah untuk versi mobile. 1 Like sangat berharga agar saya lebih bersemangat untuk membuat konten menarik di blog ini.

Larisnya Yamaha MX King dipegaruhi oleh strategi marketing pabrikan garputala dan keunggulan motor tersebut. Apa saja keunggulan dan kelemahan Yamaha MX King 150?

1. Desain yang agresif
Memang masalah desain itu subyektif. Setiap orang memiliki favorit yang berbeda. Namun, saya sangat menyukai desain motor bebek ini. Ternyata motor bebek tidak hanya unggul di fungsionalitas saja. Yamaha MX King membuktikan bahwa tidak semua motor bebek memiliki desain yang itu-itu saja. Lihat saja, mulai dari lampu depan yang sipit bak moge Yamaha YZF R1M. Desain fairing dan buritannya juga menambah kesan sporty. Kesan sporty juga didukung dengan lampu sein terpisah seperti motor sport dan spakbor belakang model gantung. Desain lampu remnya juga sangat mirip dengan saudara besarnya, Yamaha YZF R25. Desain speedometer semi digital yang 11 12 sama Yamaha R25 juga menambah kesan sport di motor bebek yang satu ini

2. Bebek ringan dan bertenaga
Jika pada umumya motor bebek memiliki kubikasi 100 - 125cc dengan tenaga dibawah 10 hp, Yamaha MX King memiliki tenaga 15,4 Ps pada kitiran 8.500 rpm. Dengan tenaga 15,4 Ps, Yamaha MX King mampu melaju lebih dari 120km/h on speedo.  Sedangkan saudara semesinnya, Yamaha Vixion Advance memiliki tenaga 16,6 Ps, namun MX King memiliki berat jauh lebih ringan daripada Yamaha NVA. Oleh karena itu, power to weight ratio (power dibagi beban) pada MX King mirip dengan Yamaha NVA yang dibanderol lebih dari 20 Juta. MX King sangat memungkinkan untuk memiliki tenaga 16,6 Ps, sayangnya PT YIMM sengaja mengebiri tenaga MX KIng agar penjualan Yamaha NVA tidak termakan saudaranya sendiri.

3. Torsi nampol
Selain tenaga yang mumpuni, Yamaha MX King memiliki torsi yang sangat mantap untuk stop and go. Dengan mesin 149,7cc 4 stroke SOHC 4 valve silinder tunggal berpendingin cairan, MX King mampu mengeluarkan torsi puncak 13,8 Nm pada putaran 7000 rpm. Torsi tersebut bahkan menyerupai torsi All New Honda CB150R yang sama-sama 13,8 Nm. Tentunya dengan torsi yang besar, membuat motor lebih mantap untuk berakselerasi, mengangkut beban berat, dan menggilas tanjakan. Tenaga dan torsi tersebut disalurkan melalui girbox manual 5 percepatan.

4. Rasio kompresi yang tidak terlalu besar
Poin ini adalah salah satu kesukaan saya. Yamaha MX King memiliki perbandingan kompresi 10,4 : 1 yang berarti masih aman minum Pertalite 90 meskipun lebih disarankan mengkonsumsi Pertamax 92. Rasio kompresi yang tidak terlalu besar juga bisa menjaga mesin tidak mudah panas. Angka kompresi 10,4 : 1 cukup ideal untuk mayoritas ekonomi masyarakat Indonesia yang terlalu keberatan untuk membeli bahan bakar beroktan tinggi seperti Pertamax Plus 95 atau Pertamax Turbo 98.

5. Ban belakang gambot
Jika motor bebek pada umumnya memiliki ban belakang kecil, seperti Satria dan Sonic, tidak dengan MX King. Ukuran ban belakang MX King sama seperti Yamaha Vixion Advance dan kompetitornya, Honda Supra GTR. PT YIMM membekalinya dengan ban belakang berukuran 120/70 ring 17. Lumayan mantap untuk ukuran motor bebek. Dengan ban tersebut, anda bisa lebih pede ketika melibas jalan yang tidak rata dan ketika 'semi' cornering.

6. Fitur ala motor sport
DIbanderol kurang dari 20 juta OTR Jakarta, Yamaha MX King memiliki fitur mumpuni layaknya motor sport. Fitur melimpah tersebut terletak di speedo meter. Speedo meternya mampu memberikan informasi tambahan seperti trip meter, takometer, indikator suhu, gear indicator, averege fuel consumption, dan real time fuel consumption. Tentunya juga didukung dengan fitur standar seperti fuel meter, indikator kecepatan, odometer, indikator netral & injeksi. Yang paling menarik adalah, saat kunci kontak diputar ke on, di speedometer ada sapaan "Hi Buddy" yang bisa anda rubah. Disegi penerangan, MX King dibekali lampu utama halogen dan sein, lampu senja dan stop lamp berteknologi LED.

Nah, itulah 6 kelebihan Yamaha MX King versi otoholic.net yang sebenarnya masih banyak lagi keunggulannya seperti sudah mengadopsi ban tubeless, adanya varian motoGP, harga cukup bersahabat, dan lain-lain. Namun tidak adil rasanya jika hanya membahas kelebihan sebuah produk. 

1. Absen bagasi
Sebagai genre bebek, sangat disayangkan jika hadir tanpa bagasi karena motor bebek sangat mengutamakan fungsionalitas. Memang dengan mesin manual 150cc berpendingin cairan untuk memiliki bagasi cukup sulit. Lihatlah motor bebek 150cc lainnya seperti Honda Sonic 150R dan Supra GTR yang tidak dilengkapi dengan bagasi. Namun tidak menutup kemungkinan untuk pabrikan memberikan sebuah bagasi meskipun kecil. Lihat saja Suzuki Satria F150 dilengkapi bagasi mungil didepan yang hanya bisa menyimpan botol kecil, kanebo, karcis parkir, sarung tangan, dan benda-benda kecil lainnya.

2. Ban depan kecil
Ini sangat disayangkan. Perbandingan ukuran ban belakang dan ban depan sangat jauh. Ban belakang yang berukuran 120/70 - 17 tidak diimbangi dengan ukuran ban depan yang mumpuni. Ban depannya hanya berukuran 70/90 ring 17. Perbandingan ukuran ban yang mencolok tersebut berakibat pada handling motor yang kurang optimal. Hal itu dirasakan oleh pengguna MX King yang menyampaikan keluhannya di grup Facebook. Oleh karena itu, ketika membeli MX King, sangat disarankan untuk ban depan 1 atau 2 tingkat lebih besar. Diameter 90mm cukup direkomendasikan.

3. Desain lampu utama kurang spory


Lagi-lagi saya tekankan bahwa masalah desain itu selera. Dan saya kurang sreg dengan desain lampu utama MX King yang seperti motor bebek 110-125cc pada umumnya. Namun bagaimana lagi, degan desain batok kepala MX King yang seperti itu, sepertinya bagi pabrikan untuk mendesain lampu utama yang lebih sporty dan agresif. Namun, desain tersebut menguatkan aroma MX King yang disebut sebagai bebek tulen.

Well, itulah kelebihan dan kekurangan menurut otoholic.net
Oiya, dengan hadirnya All New Yamaha R15 dan All New Yamaha Vixion R yang sama-sama mengusung mesin 155cc VVA, apakah Yamaha MX King terbaru juga akan menggunakan mesin 155cc VVA??? Sangat menarik untuk ditunggu. 

Baca juga : Apakah All New Yamaha Xabre menggunakan mesin 155c VVA atau disuntik mati?

Dengan mendominasinya penjualan Yamaha MX King dalam beberapa bulan terakhir, Honda dan Suzuki perlu melakukan langkah baru untuk mendongkrak nama produk bebek sport mereka.


EmoticonEmoticon