10 Tips aman saat menyalip mobil atau kendaraan besar

Data dari korlantas polri, sebagian besar laka lantas diakibatkan karena kelalian berkendara terutama pada saat menyalip dan mayoritas korbannya adalah anak dibawah umur yang tidak tertip lalu lintas. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya ingin memberikan tips aman saat menyalip dijalan raya. Tujuan saya membuat artikel mengenai tips aman saat menyalip adalah saya ingin berpartisipasi dalam mengurangi korban laka lantas di Indonesia dan menjadi pelopor keselamatan.

Tips aman saat menyalip mobil atau kendaraan besar

Pengetahuan mengenai aturan dan etika ketika menyalip kendaraan sangat penting terutama pengguna kendaraan roda dua yang rawan jatuh. Saat mau menyalip tidak hanya dibutuhkan kode klakson lalu tinggal gas poll.. 

Penting! Jangan sembarangan menggunakan lampu dim, karena bisa berakibat fatal!

Ada banyak aspek yang harus diperhatikan yaitu perhitungan yang matang, lampu sein, posisi kendaraan sekitar, kondisi jalan, rambu lalu-lintas, dan masih banyak lagi. Nah, supaya perjalanan anda aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan, lakukan kombinasi tips aman ketika menyalip kendaraan berikut ini.

1. Pastikan tidak ada kendaraan dari arah berlawanan anda
Ini sangat penting. Jika anda mengendarai motor dijalan raya yang tidak ada pembatas arus, anda wajib memperhatikan situasi ini. Sebelum menyalip mobil atau kendaraan besar, pastikan situasi dari arah berlawanan sedang aman atau sepi. Anda juga harus mengetahui bagaimana performa motor anda. Apakah akselerasinya cukup baik untuk menyalip kendaraan besar? Jika motor anda memiliki akselerasi yang kurang baik, sebaiknya pikirkan dua kali ketika menyalip kendaraan besa. Pastikan situasu benar-benar aman.

2. Nyalakan lampu sein dan perhatikan lampu sein kendaraan didepan anda
Jika anda ingin menyalip mobil atau truk, pastikan anda menyalakan lampu sein terlebih dahulu agar pengendara dibelakang anda mengerti jika anda ingin menyalip. Perhatikan juga lampu sein kendaraan didepan anda. Jika lampu sein kanannya menyala, kemungkinan besar kendaraan didepan anda ingin pindah kelajur kanan atau ingin menyalip atau sedang dari arah berlawanan ada kendaraan besar juga yang hendak 'simpangan'. Situasi ini kerap terjadi di jalan yang tidak terlalu luas.

3. Perhatikan kendaraan di belakang anda
Inillah pentingnya kaca spion pada kendaraan. Anda bisa dengan mudah melihat situasi dibelakang anda. Meskipun anda telah menyalakan lampu sein, jangan langsung mendahului kendaraan di depan anda. Biasanya kendaraan di belakang anda juga ingin mendahului kendaraan di depannya. Oleh karena itu, jangan lupa untuk memperhatikan situasi di belakang ketika ingin mendahului agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tertabrak atau tersenggol kendaraan lain.

4. Jangan melewati marka jalan
Marka jalan atau pembatas seperti garis lurus yang memisahkan kedua arus tidak boleh anda lewati karena bisa membahayakan. Garis lurus tersebut biasanya terdapat di tikungan. Anda diharamkan mendahului kendaraan saat berada di tikungan, kecuali di sirkuit resmi. Menyalip ditikungan adalah hal yang dilarang karena anda tidak mengetahui situasi kendaraan dari arah berlawanan.

5. Bahaya mendahului dari kiri
Menyalip kendaraan dari kiri sangat tidak dianjurkan karena di lajur kiri kerap ada mobil yang parkir, pengendara motor yang melawan arus, pejalan kaki, dll. Jika terpaksa menyalip dari kiri, pastikan semuanya aman.

6. Gunakan gigi 1 atau 2
Penggunaan gigi 3 atau diatasnya tidak dianjurkan jika motor sedang melaju pelan. Hal itu akan mengurangi akselerasi motor, bahkan bisa memperpendek usia mesin karena torsi yang kecil dipaksa untuk menggerakkan motor. Selain itu juga, penggunaan gigi tinggi (diatas 3) bisa menyebabkan fuel dilution (oli yang tercampur dengan bahan bakar).

7. Nyalakan klakson kecil
Klakson berfungsi sebagai isyarat ketika anda hendak mendahului. Dengan menyalakan klakson, kendaraan di depan anda akan memberikan ruang yang aman untuk menyalip (jika sopirnya cerdas). Yang perlu diperhatikan adalah, cukup nyalakan klakson rendah/pelan dua kali agar terdengar lebih bersahabat. Klakson yang keras akan mengagetkan kendaraan lain dan berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas. Anda juga bisa memberi isyarat dengan lampu kedip.

8. Jangan langsung kembali ke jalur semula usai menyalip
Usahakan ambil jarak yang aman. Setelah mendahului, jangan langsung kembali ke jalur semula karena bisa mengagetkan kendaraan yang telah anda salip dan andapun bisa tertabrak karena jarak yang terlalu dekat.

9. Waspada situasi lainnya
Kadangkala ada pejalan kaki yang ingin menyebrang jalan, mobil yang keluar parkiran, mobil yang mogok ditengah jalan, acara seperti gerak jalan atau karnaval, orang meninggal, dll. Sebelum menyalip, pastikan tidak ada halangan yang bisa mengakibatkan laka lantas.

10. Jaga toleransi
Inilah hal yang paling penting. Sesuai dengan semboyan Republik Indonesia bhineka Tunggal Ika, kita wajib menjaga toleransi sesama manusia. Toleransi tidak hanya perlu diaspek suku, budaya, agama, ras, dan lain-lain. Toleransi juga sangat diperlukan di jalan raya. Prioritaskanlah pemadam kebakaran, ambulance, atau mobil petugas yang sedang mengejar pelaku kriminal.

Takut kena tilang? Pahami modifikasi yang melanggar dan tidak melanggar peraturan

Nah, itulah etika dan tips aman ketika mendahului mobil atau kendaraan besar lainnya. Agar tetap aman dan nyaman ketika berkendara, patuhilah rambu lalu lintas, jangan bersikap arogan, pahami etika berkendara, jangan mudah terpancing emosi, lengkapi surat-surat, lengkapi standar keselamatan kendaraan, dan gunakanlah safety gear seperti helm, sepatu, jaket, celana tebal, dan sarung tangan. Sosialisasi dari pihak berwajib mengenai pentingnya tertib lalu lintas untuk masyarakat sangat penting guna menekan jumlah kecelakaan lalu lintas. Sekian, itulah 10 Tips aman saat menyalip mobil atau kendaraan besar di jalan raya. Semoga bermanfaat dan selamat berkendara! 


EmoticonEmoticon