Alasan mengapa Yamaha tidak produksi NMAX Movistar GP

Mengingat banyaknya penggemar Valentino Rossi 46 dan Maverick Vinales 25 yang berada di tim movistar Yamaha, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) tertarik untuk menghadirkan produk dengan livery moto GP mereka. Di segmen 150-250cc baik matic, underbone, naked dan sprt, PT YIMM mempunyai 5 varian Moto GP di masing-masing produknya. Diantaranya adalah Yamaha Jupiter MX King 150, Yamaha Aerox 155, All New Yamaha Vixion, Yamaha R15 VVA, dan Yamaha R25.

Untuk segmen tersebut, Yamaha tidak menghadirkan Yamaha NMAX versi motoGP. Hal ini tentu akan mengecewakan sebagian peminat Yamaha NMAX.  Hal itu tentu bukan tanpa alasan. Lalu apa alasan Yamaha tidak menciptakan N-Max dengan livery motoGP?

Daftar aksesoris resmi All New Yamaha YZF R15 VVA

Seperti yang kita ketahui, motor produksi Yamaha yang mempunyai varian movistar GP mempunyai desain racing dan sesuai dengan DNA Yamaha, yaitu Sporty Direction. Itulah yang dimaksudkan oleh Dyonisius Beti, Executive Vice President PT YIMM pada saat peluncuran 5 motor varian movistar GP di Jakarta Fair Kemayoran, Sabtu 8 Juli 2017.

Di segmen 150-250cc Yamaha dengan konsep racy dan sporty hanya ada 5 seperti yang saya ungkapkan diatas. Sedangkan untuk Yamaha NMAX DNA dan konsepnya berbeda, yaitu big scoot dengan posisi riding yang sangat nyaman dengan desain elegan dan futuristik.

Nah, kalau motor dengan konsep big scoot atau maxi scooter kan kurang cocok jika menggunakan livery Movistar Moto GP yang lebih mengedepankan aroma racing. Jika Yamaha menjual masal NMax versi moto GP kan akan mengurangi kesan elegan dan futuristiknya. Selain itu, desain Nmax yang kurang agresif juga terlihat tidak relevan dan wagu apabila big scoot tersebut menggunakan livery Movistar GP yang beraura speed. 

"Jadi bukan untuk speed atau kecepatan, sehingga itu berbeda. Dan kami tidak mengeluarkan versi MotoGP NMax," tambahnya.

Sedangkan untuk motor bebek Yamaha MX King 150 kan memang mempunyai desain sporty dan agresif dengan lekukan lancipnya dan ditambah dengan sering menjuarai event di ajang balap internasional. Hal itu memang sesuai dengan DNA Yamaha.

Sedangkan Aerox 155 pun juga demikian. Motor dengan bagasi super luas tersebut juga mengusung desain yang sangat agresif dan sporty dengan berbagai fitur modern. Yamaha memang sengaja menciptakan Aerox 155 dengan konsep sport automatic. Tentunya juga akan sangat cocok untuk dilaburi livery movistar.

Laris manis, ini berbagai keunggulan yang dimiliki Aerox 155.

Di segmen 150-250cc ternyata Yamaha Nmax juga tidak sendirian. Ada Yamaha Xabre dan Yamaha MT25 yang absen livery moto GP. Untuk kedua motor tersebut pihak YIMM belum mengungkapkan alasannya, namun yang jelas baik Xabre maupun MT25 adalah naked sport beraroma streetfighter  yang memperlihatkan 'otot-otot'nya. Motor streetfighter lebih mengutamakan torsi dan bermain diputaran rendah, bukan speed. Jadi kurang cocok untuk menggunakan 'baju MotoGP'. Namun, entah mengapa Yamaha Xabre mempunyai torsi yang lebih rendah daripada Yamaha R15 V2. Bahkan tenaganya juga dibawah Yamaha Vixion Advance.

"Lho mas itu foto diatas kok ada Nmax versi movistar GP?" Yah, foto diatas yang saya ambil dari blog ru88ercookie.com memang Nmax livery MotoGP. Namun PT YIMM tidak menjualnya secara umum kepada masyarakat.


EmoticonEmoticon