Ini Dampak Mencampur Bahan Bakar Beda Oktan

OTOHOLIC.net - Bahan bakar merupakan kebutuhan pokok bagi para konsumen otomotif. Karena jika tidak ada bahan bakar, kendaraan bermotor tidak akan berfungsi semestinya. Ya iyaaalahhh -_-

Ini Dampak Mencampur Bahan Bakar Beda Oktan

Namun, sering dijumpai para pengguna kendaraan bermotor kerap mencampurkan bahan bakar yang berbeda oktan.

Bagi anda yang masih belum tau apa itu oktan, oktan menurut wikipedia adalah angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan.

Lalu, apa efeknya mencampur bahan bakar dengan oktan yang berbeda? Misal, premium dengan oktan 88 dicampur dengan pertamax dengan oktan 92 atau pertalite 90 yang ditambah sedikit pertamax 92.


Ternyata, kebiasaan tersebut ada bahayanya bagi kendaraan bermotor anda.

Prof. Tri Yuswidjajanto Zaenuri, dosen teknik mesin ITB dan juga peneliti LAPI ITB menjelaskan, "Sebaiknya kebiasaan campur bensin ditinggalkan karena mengundang harm effect."

Campuran bahan bakar beroktan rendah dengan oktan tinggi dapat mengurangi kadar detergen dalam bahan bakar campuran tersebut. Jika kandungan zat aditif dan detergennya berkurang, deposit akan meningkat.

Deposit dapat menyebabkan kerak pada piston, knalpot knocking dan performa mesin akan menurun.. Jika hal itu dibiarkan begitu saja, motor anda berpotensi turun mesin dan tentunya biasa reparasinya tidaklah murah.


Jika anda memiliki motor jaman now alias yang berteknologi injeksi namun merasa keberatan jika harus disuruh membeli Pertamax 92, anda bisa menggunakan Pertalite 90 karena pada bahan bakar ini juga terdapat zat aditif dan deterjen yang baik untuk mesin. Untuk hasil yang lebih baik, anda harus menyesuaikan kadar oktan bbm dengan rasio kompresi pada motor anda.

Comments