Akibat jika Menggunakan Oli Dengan Kekentalan Tidak Sesuai Anjuran

Efek memakai oli dengan kekentalan yang berbeda - Para produsen otomotif telah menetapkan standar viskositas atau tingkat kekentalan untuk produknya. Biasanya tertera di buku manual. Produsen otomotif telah membuat sebuah keputusan melalui berbagai uji coba untuk menentukan tingkat kekentalan terbaik untuk masing-masing produknya.


Akibat jika Menggunakan Oli Dengan Kekentalan Tidak Sesuai Anjuran
Oli mesin via ultralube.com.au
Anjuran yang ada di buku manual tersebut sebaiknya anda ikuti. Jika anda ingin menggunakan oli yang lebih encer atau lebih kental untuk motor anda, anda harus memikirkan dampaknya baik itu dampak baik maupun dampak buruknya.


Banyak para pecinta omototif yang menggunakan oli lebih encer dan berharap performa motor lebih baik. Pendapat ini memang ada betulnya. Hal ini dikarenakan oli yang lebih encer dapat melumasi celah-celah sempit dan lebih mudah mengalir daripada oli kental. Ini secara tidak langsung akan membuat beban mesin jadi lebih ringan. Karena dengan cairan yang lebih encer, komponen akan lebih mudah bergerak.


Oli encer kerap dipakai untuk melumasi mesin motor jaman now karena mempunyai celah yang lebih sempit. Jika menggunakan oli encer untuk motor jadul dengan kerenggangan antar komponen mesin yang lebar, akan membuat oli lebih susah melumasi dan menjangkau antar komponen. Motor baru biasanya menggunakan oli dengan viskositas SAE 10w-30 atau 10w-40.

Nah sedangkan para bikers yang menggunakan oli lebih kental berharap agar masa pakai oli lebih lama sehingga lebih ramah lingkungan. Hal itu juga tidak salah karena secara logika, benda cair yang lebih kental akan lebih susah menguap daripada benda cair yang lebih encer. Jadi anda harus rajin mengecek kondisi oli dengan dipstik.


Namun, penggunaan pelumas yang kental untuk motor jaman now atau motor injeksi akan kurang maksimal karena oli yang kental tidak akan bisa melumasi celah-celah sempit pada mesin dengan optimal.

Menurut Isadat Salam selaku Technical and Training Service Engineer Motul Indonesia, penggunaan oli yang tidak sesuai anjuran akan berdampak pada borosnya bahan bakar dan mesin jadi cepat panas. Jadi, agar didapatkan hasil yang ideal, gunakanlah pelumas yang sesuai dengan anjuran pabrikan. 

Comments